Messages

WELCOME TO MY BLOGSPOT AND FEEL FREE TO BROWSE & READ

Rabu, 29 April 2009

Profesor Termuda AS adalah Orang Indonesia

Nelson Tansu meraih gelar Profesor di bidang Electrical Engineering di Amerika sebelum berusia 30 tahun. Karena last name-nya mirip nama Jepang, banyak petinggi Jepang yang mengajaknya "pulang ke Jepang" untuk membangun Jepang. Tapi Prof. Tansu mengatakan kalau dia adalah pemegang paspor hijau berlogo Garuda Pancasila. Namun demikian, ia belum mau pulang ke Indonesia .
Kenapa?Nelson Tansu lahir di Medan , 20 October 1977. Lulusan terbaik dari SMA Sutomo 1 Medan. Pernah menjadi finalis team Indonesia di Olimpiade Fisika. Meraih gelar Sarjana dari Wisconsin University pada bidang Applied Mathematics, Electrical Engineering and Physics (AMEP) yang ditempuhnya hanya dalam 2 tahun 9 bulan, dan dengan predikat Summa Cum Laude. Kemudian meraih gelar Master pada bidang yang sama, dan meraih gelar Doktor (Ph.D) di bidang Electrical Engineering pada usia 26 tahun. Ia mengaku orang tuanya hanya membiayai-nya hingga sarjana saja. Selebihnya, ia dapat dari beasiswa hingga meraih gelar Doktorat. Dia juga merupakan orang Indonesia pertama yang menjadi Profesor di Lehigh University tempatnya bekerja sekarang.
Thesis Doktorat-nya mendapat award sebagai "The 2003 Harold A. Peterson Best ECE Research Paper Award" mengalahkan 300 thesis Doktorat lainnya. Secara total, ia sudah menerima 11 scientific award di tingkat internasional, sudah mempublikasikan lebih 80 karya di berbagai journal internasional dan saat ini adalah visiting professor di 18 perguruan tinggi dan institusi riset. Ia juga aktif diundang sebagai pembicara di berbagai even internasional di Amerika, Kanada, Eropa dan Asia .Karena namanya mirip dengan bekas Perdana Menteri Turki, Tansu Ciller, dan juga mirip nama Jepang, Tansu, maka pihak Turki dan Jepang banyak yang mencoba membajaknya untuk "pulang". Tapi dia selalu menjelaskan kalau dia adalah orang Indonesia . Hingga kini ia tetap memegang paspor hijau berlogo Garuda Pancasila dan tidak menjadi warga negara Amerika Serikat. Ia cinta Indonesia katanya. Tetapi, melihat atmosfir riset yang sangat mendukung di Amerika , ia menyatakan belum mau pulang dan bekerja di Indonesia .
Bukan apa-apa, harus kita akui bahwa Indonesia terlalu kecil untuk ilmuwan sekaliber Prof. Nelson Tansu.Ia juga menyatakan bahwa di Amerika, ilmuwan dan dosen adalah profesi yang sangat dihormati di masyarakat. Ia tidak melihat hal demikian di Indonesia . Ia menyatatakan bahwa penghargaan bagi ilmuwan dan dosen di Indonesia adalah rendah. Lihat saja penghasilan yang didapat dari kampus. Tidak cukup untuk membiayai keluarga si peneliti/dosen. Akibatnya, seorang dosen harus mengambil pekerjaan lain, sebagai konsultan di sektor swasta, mengajar di banyak perguruan tinggi, dan sebagianya. Dengan demikian, seorang dosen tidak punya waktu lagi untuk melakkukan riset dan membuat publikasi ilmiah. Bagaimana perguruan tinggi Indonesia bisa dikenal di luar negeri jika tidak pernah menghasilkan publikasi ilmiah secara internasional?
Prof. Tansu juga menjelaskan kalau di US atau Singapore , gaji seorang profesor adalah 18-30 kali lipat lebih dari gaji professor di Indonesia . Sementara, biaya hidup di Indonesia cuma lebih murah 3 kali saja. Maka itu, ia mengatakan adalah sangat wajar jika seorang profesor lebih memilih untuk tidak bekerja di Indonesia . Panggilan seorang profesor atau dosen adalah untuk meneliti dan membuat publikasi ilmiah, tapi bagaimana mungkin bisa ia lakukan jika ia sendiri sibuk "cari makan".
INDONESIA LAYAK BERBANGGA

Selasa, 21 April 2009

BESAR PENGHARGAAN TERGANTUNG SUDUT PANDANG

BESARNYA PENGHARGAAN TERGANTUNG DARI CARA / ARAH MANA ANDA MEMANDANGPERSOALANNYA.

Seorang penjual daging mengamati suasana sekitar tokonya.Ia sangat terkejut melihat seekor anjing datang ke samping tokonya. Ia mengusir anjing itu, tetapi anjing itu kembali lagi. Maka, ia menghampiri anjing itu dan melihat ada suatu catatan di mulut anjing itu. Ia mengambil catatan itu dan membacanya,"Tolong sediakan 12 sosis dan satu kaki domba. Uangnya ada di mulut anjing ini."Si penjual daging melihat ke mulut anjing itu dan ternyata ada uang sebesar 10 dollar di sana .Segera ia mengambil uang itu, kemudian ia memasukkan sosis dan kaki domba ke dalam kantung plastik dan diletakkan kembali di mulut anjing itu. Si penjual daging sangat terkesan.Kebetulan saat itu adalah waktu tutup tokonya, ia menutup tokonya dan berjalan mengikuti si anjing. Anjing tersebut berjalan menyusuri jalan dan sampai ke tempat penyeberangan jalan. Anjing itu meletakkan kantung plastiknya, melompat dan menekan tombol penyeberangan, kemudian menunggu dengan sabar dengan kantung plastik dimulut, sambil menunggu lampu penyeberang berwarna hijau.Setelah lampu menjadi hijau, ia menyeberang sementara si penjual daging mengikutinya. Anjing tsb kemudian sampai ke perhentian bus, dan mulai melihat "Papan informasi jam perjalanan ". Si penjual daging terkagum-kagum melihatnya.Si anjing melihat "Papan informasi jam perjalanan " dan kemudian duduk disalah satu bangku yang disediakan.Sebuah bus datang, si anjing menghampirinya dan melihat nomor bus dan kemudian kembali ke tempat duduknya. Bus lain datang. Sekali lagi si anjing menghampiri dan melihat nomor busnya.Setelah melihat bahwa bus tersebut adalah bus yang benar, si anjing naik.Si penjual daging, dengan kekagumannya mengikuti anjing itu dan naik kebus tersebut. Bus berjalan meninggalkan kota , menuju ke pinggiran kota .Si anjing melihat pemandangan sekitar.Akhirnya ia bangun dan bergerak ke depan bus, ia berdiri dengan 2 kakinya dan menekan tombol agar bus berhenti. Kemudian ia keluar, kantung plastik masih tergantung di mulutnya. Anjing tersebut berjalan menyusuri jalan sambil diikuti si penjual daging. Si anjing berhenti pada suatu rumah,ia berjalan menyusuri jalan kecil dan meletakkan kantung plastik pada salahsatu anak tangga.Kemudian, ia mundur, berlari dan membenturkan dirinya ke pintu.Ia mundur, dan kembali membenturkan dirinya ke pintu rumah tsb. Tidak ada jawaban dari dalam rumah, jadi si anjing kembali melalui jalan kecil,melompati tembok kecil dan berjalan sepanjang batas kebun tersebut. Ia menghampiri jendela dan membenturkan kepalanya beberapa kali, berjalan mundur, melompat balik dan menunggu di pintu.Si penjual daging melihat seorang pria tinggi besar membuka pintu dan mulai menyiksa anjing tersebut, menendangnya, memukulinya, serta menyumpahinya. Si penjual daging berlari untuk menghentikan pria tersebut,"Apa yang kau lakukan ..? Anjing ini adalah anjing yg jenius. Ia bisa masuk televisi untuk kejeniusannya. "Pria itu menjawab, "Kau katakan anjing ini pintar ...?Dalam minggu ini sudah dua kali anjing bodoh ini lupa membawa kuncinya ..!"Mungkin hal serupa pernah terjadi dalam kehidupan Anda. Sesuatu yang bagi Anda kurang memuaskan, mungkin adalah sesuatu yang sangatluar biasa bagi orang lain.Yang membedakan hanyalah seberapa besar penghargaan kita.Pemilik anjing tidak menghargai kemampuan si anjing dan hanya terfokus padakesalahannya semata, sehingga menganggapnya anjing yang bodoh. Sebaliknya, sang pemilik toko menganggap anjing tersebut luar biasa pintarnya karena mampu berbelanja sendirian. Mungkin kita tidak pernah menyadari bahwa setiap harinya kita menghadapi pilihan yang sama. Kita punya dua pilihan dalam menghadapi hidup ini, apakah hendak mengeluh atas berbagai hal yang kurang memuaskan, atau bersyukur atas berbagai karunia yang telah kita terima.
Tuhan telah mengkaruniai Anda dengan 86.400 detik per hari.Sudah adakah yang Anda gunakan untuk mengucap syukur?
HAVE A BLESSED DAY...

Selasa, 07 April 2009

True Story of Kwah Miah ( Ramal Nasib )

HATI - HATI BUAT YANG DOYAN KWAMIA (RAMAL NASIB)!

Kalangan etnis Tionghoa ini, berpenampilan sederhana. Ditemani Acu,
istrinya, Harun Yusuf menjawab serta membuka semua rahasia kwamia secara
gamblang

Pengakuan Harun Jusuf, Mantan Tukang Kuamia:
"Pasien yang datang justru dikutuk Si Tukang Kwamia!" Harun Jusuf, mantan
tukang mantan tukang kwamia yang namanya pernah sangat ngetop dia
blak-blakan.Iapun mengaku sedang menyiapkan sebuah tulisan untuk
diterbitkan
menjadi sebuah buku mengenai perjalanan hidupnya.


TANYA: Bapak sangat dikenal sebagai tukang kwamia di kalangan etnis
Tionghoa. Apa yang Bapak lakukan setiap kali pasien datang?
JAWAB: Begini. Tak semua pasien yang datang diterima. Tetapi, harus saya
uji dulu. Maksudnya ialah saya tanyakan tanggal lahirnya lengkap dengan
jam
kelahirannya. Lalu didaftar,tunggu, antri dan jam berapa bisa diterima.

TANYA: Maksud Bapak?
JAWAB: Dari tanggal lahirnya, kita harus bikin Pek Jie. Pek Jie ialah
sebuah
daftar di mana kita dapat menghitung dengan mengutak atik angka
berdasarkan
tanggal lahir sehingga menghasilkan sebuah angka. Jam, tanggal, bulan,
tahun
kelahiran diterjemahkan dalam dua huruf. Angka ini disebut Bintang
("Xing").
Nah, dari sinilah nasib manusia berjalan sesuai dengan apa yang sudah
ditentukan oleh Pek Jie.

TANYA: Dan, ternyata memang tepat?
JAWAB: Saya jamin 90% tepat, karena memang sudah diuji. Jadi, saya
menerima
pasien tak sembarangan. Jika menurut perhitungan berdasarkan ! masa
lalunya,
kapan menikahnya, kapan punya anaknya, sudah 90 % tepat barulah saya
jadikan
pasien. Tetapi, kalau kurang dari segitu tak mau saya jadikan pasien.
Bisa
saja saya katakan bahwa tanggal lahir yang diberikan kepada saya itu
salah
tanggalnya, karena orangtuanya memang salah mencatatnya.


TANYA: Benarkah seseorang yang datang minta dikwamia, rohnya sudah
dikuasai
terlebih dulu ?
JAWAB: Ya, benar. Rohnya sudah berada di dalam cengkeraman roh yang saya
pelihara. Sejak itu roh pasien harus tunduk pada roh saya apapun yang
saya
perintahkan. Misalnya saya ramalkan bahwa orang itu akan bercerai, maka
rohnya tunduk 100% dan dia pasti akan bercerai! Padahal sebenarnya belum
tentu ia akan bercerai. Roh kamilah yang justru menakdirkan, merencanakan
semuanya itu. Ini, yang saya pikir paling tepat. Makanya, tukang kwamia
yang
makin jitu, makin berbahaya, berarti yang dipeliharanya makin hebat.
Bekingnya makin hebat.


TANYA: Kalau begitu, kutukan itu datangnya justru dari si tukang kwamia
kepada si pasien?
JAWAB: Ya, betul, secara tak sadar, ya! Saya dipakai oleh roh yang ada
dalam
diri saya untuk mengutuk manusia atau pasien yang datang! Dengan begitu
setiap pasien berada dalam cengkraman kami. Melalui mulut kami, tukang
kwamia keluar kutukan-kutukan yang harus dijalankan secara tak sadar oleh
si roh pasien itu.

Misalnya, jika dikutuk bahwa tahun depan ia akan disikat
orang perusahaannya, biar bagaimana hati-hatipun perusahaannya pasti akan
disikat orang lain. Mengapa? Karena rohnya sudah sepenuhnya tunduk kepada
roh kami si tukang kwamia! percaya kepada tukang kwamia, ia menjadi hamba
dari roh tukang kwamia. Menjadi hamba roh tukang kwamia, pasti ada
imbalan
atau tumbal yang harus dibayar. Ingin diramal baik, sudah tentu tak
gratis.
Jadi, harus ada bayarannya dan bayarannya mahal yaitu nyawa salah seorang
keluarga kita. Seperti yang dulu pernah saya alami. Dua orang anak saya
meninggal dunia.

TANYA: Jadi, tumbal adalah suatu keharusan jika kita meminta sesuatu
kepada tukang kwamia?
JAWAB: Di dunia mana ada yang gratis, kecuali ASI, air susu ibu yang Kita
minum. Kita pinjam uang kepada bank. Tak mungkin bank memberi secara
gratis.
Kita harus membayar bunganya, bukan? Kita pinjam uang sama teman. Namanya
hutang, bukan? Kecuali dari orangtua kita. Di alam roh juga begitu.
Harus
ada harga yang harus dibayar. Karena itu, jika memperoleh hasil, maka
hasil
itu harus jelas, apakah dari Tuhan atau bukan. Jika dari Tuhan, maka Ia
akan
memberi tanpa imbalan. Gratis! Misalnya Ia menciptakan matahari. Orang
jahatpun bisa menikmati sinar matahari. Begitu pula dengan air. Air,
Tuhan
berikan secara gratis. Kalau kita harus membeli air, itu karena kita
harus
membayar ongkos pembuatan air. Airnya kan gratis.

TANYA: Menurut orang Tionghoa yang kokoh memegang tradisi lamanya,
peranan Shio sangat penting dalam perjalanan hidupnya.

Bagaimana sebenarnya hal itu?

JAWAB: Karena tradisi yang turun-temurun, watak manusia sudah tak
berfungsi
sebagai watak manusia yang sebenarnya. Sifat dan watak manusia sudah
seperti
berubah menjadi sifat dan watak binatang. Hal ini terjadi karena sejak
zaman
dulu, orang Timur sudah ditaklukan oleh gambaran hewan dalam Shio-shio
itu.
Mau tahu artinya Shio? Shio artinya persis atau sama dengan! Siapa yang
bisa
mengutuki anak kita, kalau bukan orangtuanya? Melalui shio itu akhirnya
kuasa jahat itu, memakai mulut orangtua supaya mengutuki anaknya!

TANYA: Jadi, kalau begitu tak ada shio yang baik?
JAWAB: Mana ada ! Nasib binatang mana ada yang bagus. Kelinci artinya
playboy. Rumah tangga bakal hancur. Naga, artinya kesombongan. Ular
artinya
licik. Tikus merusak, kerbau bodoh, macan sadis atau buas, kuda
diperbudak
atau ditunggangi orang. Kambing,kebangetan atau "awban" atau berjiwa
pemberontak, monyet nakal. Apa saja berani dia coba. Ayam jadi santapan
orang banyak, anjing tak bisa membedakan. Jika dipelihara perampok, dia
akan
membela perampok atau majikannya saat melawan polisi. Tak mungkin dia
membela polisi saat itu, bukan? Babi? Huh! Dia kan binatang jorok. Selalu
kembali ke tempat yang kotor dan nasibnya selalu berakhir di tempat
pembantaian.

TANYA: Kalau dengan horoskop?
JAWAB: Nah, di dunia Barat, dikutuki melalui horoskop yang mengambil
sifat-sifat binatang. Manusia sudah berada dalam perangkap iblis dan
iblis
sudah berkeliaran di dunia ini dan mempengaruhi manusia agar jiwanya
tidak
seperti manusia melainkan berjiwa dan bersifat seperti binatang. Ajaran
manusia membunuh, merampok, memperkosa. Kita lihat anak membunuh
orangtuanya, ayah meperkosa anaknya, jiwanya sudah seperti binatang.

Pesan :
So, jangan percaya& coba2 lihat ramalan u/ hindari adanya celah dosa.
Percaya pada Tuhan and DO ALL THE BEST IN OUR LIFE FOR GOD GLORY.

God Bless You.