Messages

WELCOME TO MY BLOGSPOT AND FEEL FREE TO BROWSE & READ

Jumat, 23 April 2010

KEAMANAN ADALAH YANG TERAKHIR!

Selama bertahun-tahun "'Utamakan keamanan' telah menjadi motto umat manusia...tetapi motto itu tidak pernah menjadi motto para pemimpin. Seorang pemimpin harus menghadapi bahaya. Ia harus mengambil resiko dan amukan dan pukulan terberat dari badai" (Herbert Casson). Jika anda ingin berhasil, anda harus mempunyai suatu kesempatan atau mengambil kesempatan itu. Anda tidak dapat mengangkat kepala anda di atas air jika anda tidak pernah mengelurkan leher anda dari air.
Suatu mimpi yang tidak disertai resiko tidak benar-benar layak disebut suatu mimpi. Halifax berkata, "Orang yang tidak menyerahkan pada kemungkinan yang akan terjadi apapun akan sangat sedikit melakukan hal-hal yang buruk, tetapi ia akan melakukan sangat sedikit hal." Jika anda tidak pernah mengambil resiko, anda tidak akan pernah mencapai hal-hal yang besar. Setiap orang mati, tetapi tidak setiap orang pernah hidup.
C.S.Lewis berkata, "Jalan yang paling aman menuju neraka adalah jalan yang bertahap -- lereng yang landai, nyaman di kaki, tanpa kelokan yang mendadak, tanpa batu peringatan, tanpa pos rambu-rambu." Elizabeth Kenny menggambarkan, "Lebih baik menjadi seekor singa dalam satu hari dari pada menjadi seekor domba seumur hidup anda." Jika anda tidak berani terhadap sesuatu, anda tidak memerlukan harapan terhadap sesuatu.
Jika anda tidak mengambil resiko apa pun, anda bahkan mengambil resiko lebih banyak. John Newman menulis, "Perhitungan tidak pernah menjadikan seorang pahlawan." Setiap orang mempunyai suatu kesempatan untuk mengembangkan dirinya, tetapi beberapa orang tidak percaya dalam mengam¬bil berbagai kesempatan. Saya setuju dengan Lois Platford pada saat ia berkata, "Anda memiliki semua kekekalan untuk berhati-hati dan kemudian anda mati.” Tujuan hidup yang ditentukan untuk menjadi besar memerlukan untuk mengambil resiko dan menghadapi bahaya besar dari anda.
Anda selalu kehilangan 100% dari tembakan-tembakan yang tidak anda ambil. Saya setuju dengan Stemmons pada saat ia berkata, "Pada saat kesempatan-kesempatan anda tipis bahkan tidak ada...gunakanlah kesempatan yang tipis itu." Morris West berkata, "Jika anda menghabiskan waktu sepanjang hidup anda di dalam rumah menunggu badai, anda tidak pernah dapat menikmati sinar matahari." Tak seorang pun sampai ke puncak tanpa menjadi berani.
Dengarkanlah Conrad Hilton: "Saya mendorong keberanian karena bahaya senioritas dan rencana pensiun mencobai anak muda untuk meluncur dengan kebiasaan yang disebut dengan rasa aman lebih dari pada menemukan pelangi milik mereka." Chuck Yeager menandai, "Anda tidak berkonsentrasi pada resiko, anda berkonsentrasi pada hasil-hasilnya. Tak ada resiko yang terlalu besar untuk mencegah dilakukannya pekerjaan yang penting."
Kapan pun anda menjumpai seorang pribadi yang berhasil, saya menjamin bahwa orang itu mengambil resiko dan membuat keputusan yang berani. Keberhasilan menyukai keberanian. Dunia ini adalah sebuah buku di mana orang yang tidak berani mengambil resiko hanya membaca satu halaman. David Mahoney berkata, "Tolaklah bergabung dengan massa yang berhati-hati yang tidak memainkan apa-apa untuk kalah. Bermainlah untuk menang."
Metastaisio menyelidiki, "Setiap perolehan penghargaan disertai dengan resikonya; ia yang takut untuk menghadapinya tidak perlu berharap untuk memperoleh yang lain." Dengarkanlah Tommy Barnett: "Banyak orang percaya bahwa anda sungguh-sungguh berjalan dalam iman pada saat tidak ada resiko tetapi kebenarannya adalah semakin lama anda berjalan bersama Allah...semakin besar resikonya." Jika anda telah mendapatkan diri anda sendiri sepanjang hidup anda tanpa pernah ada ketakutan, malu, kecewa atau terluka, itu artinya anda tidak pernah mengambil kesempatan apa pun.
David Viscot menulis, "Jika kehidupan anda akan menjadi lebih baik, anda akan harus mengambil resiko. Secara sederhana, tidak ada jalan di mana anda bisa bertumbuh tanpa mengambil berbagai kesempatan." Anda memiliki suatu kesempatan untuk mengembangkan diri anda sendiri. Percayalah dalam mengambil kesempatan.

Tidak ada komentar: